-
Muhammad Abrar
- 03 Mar 2026
KUANTAN SINGINGI – Menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai dugaan kepemimpinan otoriter dan ketidaktransparanan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) di SDS Cerenti Subur, Kepala Sekolah Hariaman Sinaga memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan opini publik yang berkembang.
Pihak sekolah menyayangkan adanya tudingan sepihak yang tidak berdasar dan cenderung bersifat asumtif tanpa melakukan konfirmasi (check and re-check) terlebih dahulu kepada pihak sekolah.
Tudingan bahwa dana BOSDa dikelola secara sepihak sepenuhnya tidak benar. Penggunaan dana BOSDa di SDS Cerenti Subur telah melalui mekanisme yang benar dan disusun bersama di sekolah. Seluruh pelaporan administrasi keuangan dilakukan secara berkala dan telah diaudit sesuai dengan regulasi dinas terkait. Bendahara sekolah tetap menjalankan fungsinya sesuai dengan Tupoksi yang berlaku.

Terkait tuduhan sikap "arogan" atau "diktator", Hariaman Sinaga menjelaskan bahwa apa yang dipersepsikan sebagai ketegasan adalah upaya untuk meningkatkan standar kedisiplinan dan profesionalisme di lingkungan sekolah. Sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan perusahaan, standarisasi kinerja adalah hal yang mutlak