Rabu 04 Maret 2026

“Patok di Tengah Malam”: Ketegangan Kebun Lado Memuncak, Warga Waswas Kehilangan Tanah Warisan


  • Muhammad Abrar
  • 05 Des 2025

KEBUN LADO – Suasana mencekam menyelimuti Desa Kebun Lado setelah warga mendapati patok-patok baru berdiri di tengah perkebunan mereka.

Patok itu diduga dipasang oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), tepat di dalam area KUD Karya Bhakti—tanah yang selama puluhan tahun menjadi sumber hidup ratusan keluarga.

Pemasangan patok tanpa pemberitahuan itu memicu kepanikan dan amarah masyarakat. Tokoh setempat bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai “penjajahan era modern”, sebuah ancaman nyata terhadap ruang hidup petani.

 

560 KK Terancam Kehilangan Nafkah

Warga Kebun Lado kini hidup dalam kecemasan. Patok-patok itu berdiri seperti sinyal bahwa lahan mereka bisa hilang kapan saja.

Sebanyak 560 kepala keluarga anggota KUD Karya Bhakti menggantungkan hidup dari kebun yang kini diperebutkan.

“Ini bentuk penjajahan era modern. Negara harus berpihak kepada rakyat, bukan memuluskan kepentingan korporasi,” ujar salah seorang tokoh masyarakat dengan suara tegas, namun jelas menyimpan rasa takut akan masa depan warganya.

 

310 Hektare Berubah Jadi 904 Hektare: Ada Apa?

Akar konflik ini menyisakan banyak pertanyaan.

Pada

BERITA LAINNYA