Rabu 15 Juli 2026

Klaim Kerja Siang-Malam Dipertanyakan, Tak Terlihat Aktivitas Malam di Proyek Astaka MTQ, Kadis PUPR Kuansing Belum Beri Jawaban.


  • Muhammad Abrar
  • 19 Jun 2026

KUANTAN SINGINGI – Polemik pembangunan Astaka MTQ Provinsi Riau 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi semakin memanas. Setelah sebelumnya klaim progres 95 persen menuai sorotan karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi fisik bangunan di lapangan, kini pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing, Ade Fahrer, terkait penerapan sistem kerja dua shift dan lembur siang-malam juga mulai dipertanyakan.

Sebelumnya, dalam sejumlah pemberitaan, Ade Fahrer menyebut bahwa pihaknya bersama kontraktor membagi pekerja ke dalam dua shift setiap hari untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan. Bahkan, ia menegaskan tim bekerja siang dan malam demi memastikan seluruh fasilitas selesai sebelum pelaksanaan MTQ Provinsi Riau.

Namun, berdasarkan pantauan awak media ini di lokasi pembangunan, tidak terlihat adanya aktivitas pekerjaan pada malam hari. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan yang sebelumnya disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR.

Ketidaksesuaian antara pernyataan pejabat dengan kondisi yang terpantau di lapangan mulai memunculkan kekecewaan di tengah masyarakat. Sebagian warga mengaku merasa informasi yang disampaikan

BERITA LAINNYA