-
Muhammad Abrar
- 28 Peb 2026
Kuantan Singing, – Masyarakat desa Teratak Air Hitam kembali menyuarakan protes keras menyusul dugaan kebocoran limbah cair milik Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. SBL. Insiden yang diduga bukan kali pertama terjadi ini memicu desakan warga agar Pemerintah Daerah (Pemda) segera mengambil tindakan tegas hingga pencabutan izin perusahaan.
Dugaan pencemaran ini terungkap setelah warga mendapati kondisi air sungai yang berubah warna menjadi gelap, Berminyak dan mengeluarkan aroma tak sedap pada senin 19 Januari 2025. Selain itu Posisi PKS yang juga tidak jauh dari Pemukiman warga juga di sebut sering menimbulkan aroma tak sedap.
"Ini bukan kejadian pertama. Kami merasa perusahaan abai dalam pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Jika terus dibiarkan tanpa sanksi berat, lingkungan kami akan rusak permanen," ujar Ijon Pemuda Setempat melalui pesan Whatsapp.

Kecewa dengan respons perusahaan pada insiden-insiden sebelumnya, pihaknya kini meminta kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan Audit Lingkungan, Melakukan uji laboratorium segera di