-
Muhammad Abrar
- 28 Peb 2026
Teluk Kuantan – Bayang-bayang krisis BBM menghantui warga Teluk Kuantan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Sejak Rabu (24/12/2025), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sungai Jering praktis lumpuh oleh antrean kendaraan yang diduga kuat melakukan aktivitas langsir BBM bersubsidi.
Pagi hingga sore hari, pemandangan di sekitar SPBU tampak mencekam. Kendaraan roda empat dan roda dua berbaris panjang tanpa jeda. Namun yang membuat warga resah, sejumlah kendaraan terlihat berulang kali kembali masuk antrean, seolah tak pernah kehabisan jatah pengisian. Sepeda motor bertangki besar seperti Thunder, Verza, dan Byson ikut mengular, menambah kecurigaan publik.
Antrean yang tak kunjung terurai menjelma menjadi “tembok kendaraan” yang menutup akses usaha warga. Warung-warung kecil di sekitar SPBU tercekik, pembeli menghilang, dan omzet pedagang anjlok drastis di saat momentum libur panjang seharusnya menjadi berkah.
“Dagangan kami mati. Jalan tertutup antrean, orang malas berhenti. Setiap hari begini terus,” ujar seorang pedagang dengan nada pasrah.
Situasi ini tak hanya menghantam pelaku