-
Muhammad Abrar
- 20 Jun 2026
Bupati Suhardiman Amby mengingatkan bahwa ancaman Karhutla tahun ini tidak boleh dianggap remeh. Ia menyebutkan bahwa kondisi cuaca yang dipengaruhi fenomena El Nino berpotensi menyebabkan peningkatan suhu udara dan berkurangnya curah hujan, sehingga membuat lahan dan vegetasi menjadi lebih kering serta rentan terbakar.
Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta untuk meningkatkan pengawasan di wilayah rawan kebakaran serta memperkuat koordinasi antarinstansi agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Bupati juga menegaskan bahwa dampak Karhutla tidak hanya terbatas pada kerusakan lingkungan semata. Kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat, menghambat aktivitas ekonomi, mengganggu proses belajar mengajar, serta merusak ekosistem yang membutuhkan waktu panjang untuk dipulihkan.
“Karhutla adalah ancaman serius yang harus menjadi perhatian kita bersama. Pencegahan dan penanganannya tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh elemen pemerintah, aparat keamanan, dunia