-
Muhammad Abrar
- 20 Jun 2026
dibangun untuk MTQ atau untuk dipamerkan saat MTQ?" ujar seorang tokoh masyarakat.
Lebih ironis lagi, proyek ini secara resmi bernama Pembangunan Astaka Utama MTQ Provinsi Riau ke-44, yang berarti tujuan pembangunannya adalah untuk mendukung pelaksanaan MTQ Provinsi Riau. Bukan sebaliknya, menjadikan MTQ sebagai alasan untuk menutupi lemahnya perencanaan dengan solusi-solusi darurat.
Publik pun mulai menilai bahwa persoalan ini tidak lagi sekadar keterlambatan proyek. Yang menjadi sorotan adalah kemampuan Dinas PUPR Kuansing dalam merencanakan sebuah proyek strategis yang jadwal pelaksanaannya sudah diketahui sejak jauh hari.
Bagaimanapun, MTQ Provinsi Riau bukan agenda mendadak. Jadwalnya sudah diketahui bertahun-tahun sebelumnya. Namun anehnya, proyek yang menjadi wajah utama daerah justru baru dikerjakan mendekati pelaksanaan dan kini terancam diselamatkan dengan material sementara.
"Kalau akhirnya benar memakai GRC atau triplek untuk mengejar acara, berarti kekhawatiran masyarakat selama ini benar. Sejak awal publik sudah bilang, jangan sampai yang dibangun hanya panggung sandiwara untuk beberapa hari, sedangkan bangunan sesungguhnya baru dikerjakan setelah tamu