Kamis 04 Juni 2026

Air Mata Ibu di Ujung Harapan: Bayu Prayoga, Pemuda Asal Desa Sawah yang Bertahun-Tahun Berjuang Melawan Kanker, Kini Menanti Uluran Tangan Dermawan


  • Muhammad Abrar
  • 03 Jun 2026

mandibula pada bagian pipi. Sejak saat itu, ia harus kembali keluar masuk rumah sakit, menjalani pengobatan di RSUD Teluk Kuantan hingga rumah sakit di Pekanbaru.

Kini kondisi Bayu semakin memprihatinkan. Penglihatannya mulai kabur, fungsi ginjalnya menurun, dan ia tidak lagi mampu mengonsumsi makanan seperti orang pada umumnya. Untuk bertahan hidup, Bayu hanya mengandalkan susu nutrisi khusus dengan kebutuhan sekitar 2.500 cc setiap hari.

Ironisnya, satu kotak susu yang dibutuhkan berharga sekitar Rp300 ribu. Biaya tersebut harus dipenuhi di tengah keterbatasan ekonomi keluarga yang sudah bertahun-tahun terkuras untuk pengobatan.

Ayah Bayu, Restu Prawoto (57), hanya bekerja serabutan dengan penghasilan sekitar Rp1 juta per bulan. Penghasilan itu bahkan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, apalagi membiayai kebutuhan medis Bayu yang terus meningkat.

Saat ini Bayu dan kedua orang tuanya berada di Jakarta untuk menjalani pengobatan lanjutan. Jauh dari kampung halaman dan tanpa sanak keluarga yang dapat membantu, mereka hanya bisa berharap kepada Allah SWT dan

BERITA LAINNYA